Posted in Tarot, Tarot reader dalam kacamata psikologi

Cold Reading

cold-reading

Sekilas Tentang Cold Reading

Setelah mempelajari tentang barnum efek dan telah terbiasa untuk menerapkannya, maka langkah selanjutnya untuk dapat menjadi seorang  “peramal” adalah belajar tentang bagaimana melakukan cold reading. Cold reading merupakan sebuah kumpulan teknik yang sebagian besar berdasarkan pada psikkologi. Teknik ini biasanya digunakan untuk menunjukkan bahwa sebagai seorang peramal ia seakan-akanbisa mengetahui banyak hal tentang clientnya. Seseorang yang telah terbiasa menggunakan teknik Cold reading bisa mendapatkan informasi tentang seseorang berdasarkan bahasa tubuh, gaya berpakaian, umur,gaya rambut, gender, tingkat edukasi, dll. Cold reading biasanya akan dimulai dengan beberapa tebakan yang mempunyai tingkat kebenaran yang tinggi, jika ada dari salah satu tebakan itu yang benar, maka jawaban tersebut akan diperkuat dengan informasi-informasi tambahan lain untuk menutupi beberapa jawaban yang salah.

Interpretasi dari Cold Reading pada Tarot

  1. A) Langkah pertama yang biasanya aku gunakan untuk Teknik ini adalah pendekatan. Kita perlu membuat koneksi atau hubungan dua arah kita dengan client senyaman mungkin, agar mereka bisa merasa nyaman untuk terbuka terhadap diri mereka sendiri. Hal ini bisa dilakukan dengan dialog ringa, joke-joke kecil, dan posisikan diri kamu seakan kamu adalah teman dekat dia. Teman dekat yang mau membantu mendengarkan dan mencari solusi tentang masalah yang sedang dia alami.
  2. B) Langkah kedua adalah mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang bisa didapatkan dari penampilan sang client. Apakah dia tua atau muda, bagaimana dia bersikap, bagaimana penampilannya, Cara bicaranya ,dll. Biasanya langkah kedua ini aku lakukan sembari dia mengacak kartu tarot.
  3. C) langkah ketiga adalah membacakan kartu pertama dari tarot sebagai implementasi dari cold reading yang telah dilakukan sebelumnya, ini bisa juga disebut sebagai sebuah tebakan, biasanya dengan kata-kata umum juga, seperti “Bapak ini sepertinya orang yang kurang bisa percaya sama orang ya (lihat reaksi atau body language)

Jika cenderung ke iya : iya, bapak jadi bapak disini sepertinya lebih percaya kepada kemampuan diri sendiri, orang yang bertanggung jawab dan penuh ambisi

Jika cenderung tidak : iya, jadi maksudnya bapak cenderung mengandalkan diri sendiri, iya terkadang meminta bantuan kepadaorang lain, tapi hasil yang didapatkan cenderung kurang memuaskan daripada jika bapak yang mengerjakan sendiri

Kadang percakapan dialektika seperti diatas juga perlu untuk menimbun fakta² yang kelihatannya salah dengan fakta sebaliknya yang sebenarnya nyaris bertolak belakang namun diperhalus sehingga mengesankan fakta yang benar itulah yang sebenarnya ingin kita sampaikan.

 

  1. D) Langkah keempat adalah membiarkan client untuk bercerita sebebas dan sebanyak mungkin, kita sebagai pembaca, cukuplah mengungkapkan satu “tembakan kuat” diawal dan selanjutnya kita hanya perlu memancing mereka bercerita dengan pernyataan-pernyataan umum (Barnum Efek) seperti “kamu sepertinya di lingkungan kerja ada yang nggak suka sama kamu kah, kira-kira kenapa ya”. Atau “kamu ada masalah kah sama pasangan kamu,ini kayaknya masalah yang kamu pendam dan susah kamu ungkapkan ke dia, kenapa kira-kira). Biarkan mereka bercerita dan berikan saran-saran terbaik untuk membantu mengatasi permasalahan mereka

Bagaimana Mempelajari Cold Reading

 Dengan Mencoba (trial and error). Coba terus untuk bereksperiment membaca karakter orang lain, jika benar masukkan hal tersebut kedalam catatan kamu dan jika salah, koreksi dan masukkan kedalam catatan kamu. Intinya adalah membiasakan diri kamu untuk mencoba dan mengoreksi diri kamu sendiri. Aku sendiri melakukannya selama 8 tahun dan masih belajar hingga sekarang. So keep trying and have fun.

Advertisements

Author:

A wanderer, who wonder about all the things xD write my knowledge into this lovely page

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s