Posted in random poetry, Uncategorized

Tersesat

tersesat

Aku berlari lalu tersesat

Menuju hutan gundul yang kini kian melebat

Menoleh kiri tak bisa kembali

Menoleh kanan pun tak ada jalan

Hanya meringkuk berteman sunyi

Luluh merasuk bertabuh janji

 

Ajari aku menghapusmu

Menghapus hutan kenang, yang kini meraja semu

Menghapus kisah petang yang kini kian melantang

Lalu biarkan aku merajah tenang

Seperti hujan yang kini menjadi genang

Seperti mendung yang kini menjadi terang

 

Advertisements

Author:

A wanderer, who wonder about all the things xD write my knowledge into this lovely page

3 thoughts on “Tersesat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s